Daily Style

Daily Style
Daily style, ootd, fashion inspiration, and etc

Personal Life

Personal Life
About the wedding, family, being a mum, being a wife, etc

Lifestyle

Lifestyle
reviews, youtube update, lifestyle update, socmed update, travel, skincare, beauty, etc

Thoughts

Thoughts
My thoughts about everything, quotes, etc

Pindahan Hong Kong - Indonesia

November 29, 2019

No comments











Akhirnya blog tentang pindahan gaes! Buatku, proses pindahan apartemen, pindahan rumah, pindahan negara, dan proses pindahan lainnya itu berkesan banget. Terutama saat pindahan antar negara seperti ini. Tapi dari pengalaman pindahan Jakarta - Hong Kong, Hong Kong - Jakarta ini lebih berkesan saat pindahan dari Hong Kong ke Jakarta. Karena, saat pertama kali berangkat ke Hong Kong untuk pindahan, bawaan kami gak banyak dan isi koper yang kami bawa kebanyakan ya hanya baju-baju dan perbekalan Zayd yang saat itu belum genap satu tahun. Jadi yaa, macem mau liburan aja lah.

Nah, dua tahun lebih menetap di Hong Kong, tentu saja barang-barang kami beranak pinak hehe alhamdulilah.. namanya juga rumah tangga yaa, ada saja barang-barang yang dibeli untuk kebutuhan  hidup. Makanya begitu pindahan ke Jakarta lagi, ternyata proses pindahannya juga beda dan tentunya lebih rempong.
--

Sebenarnya dari awal pindah ke Hong Kong kami sudah ada prediksi kapan kira-kira akan kembali ke Tanah Air. Namun, untuk waktu tepatnya, seperti bulan dan tanggalnya masih misteri. Sampai masuk tahun 2019, kami sudah me-list apa saja rencana kami dalam satu tahun tersebut, salah satunya kembali ke Tanah Air. 

Singkat cerita, sebelum berangkat menunaikan  ibadah haji, sudah ada notifikasi dari kantor suami untuk kembali ke kantor pusat. Setelah ada notifikasi tersebut, kami langsung mengatur jadwal untuk bertemu dengan vendor mover yang nantinya akan mengangkut barang-barang kami dari HK ke Jakarta. Tidak terlalu sulit mendapatkan mover ini, karena pada dasarnya si vendor mover ini pun sudah jadi langganan kantor suami di HK dan sudah digunakan oleh sesepuh-sesepuh terdahulu hehe.

--

Akhirnya tiba di satu hari tepat pukul 09.00 HKT si representatif dari vendor mover ini datang ke apartemen kami untuk survey kira-kira barang-barang apa saja yang akan kami bawa. Ia akan mencatat setiap item yang akan dibawa dan melihat seperti apa kondisinya: melihat isi lemari, isi laci, tapi ya gak detail, cuma garis besarnya aja. Gak perlu waktu lama, kurang lebih 10-15 menit, si om representatif ini pamit dan berjanji akan segera mengirimkan quotation sesuai hasil survey yang ia lakukan.

Beberapa minggu kemudian, setelah suami sertijab di kantornya, kami segera mengatur jadwal untuk packing barang-barang yang akan dibawa oleh vendor mover. Nah, di sini aku gak pusing sih packingnya. Karena basicnya yang akan packing semua barang-barang kami adalah orang-orang dari mover ini.  Kami sebagai si empunya barang-barang hanya menyortir barang sesuai dengan kategorinya dan barang-barang yang mau dibawa.

Oiya, masalah perpackingan ini sudah kami cicil sebelumnya dibawa ke Jakarta. Jadi ya ga terlalu rempong lah hehe.

Hari yang ditunggu telah tiba. Tepat jam 9 pagi pintu apartemen kami berbunyi dan tring... seketika ada kurang lebih 6 kokoh-kokoh masuk ke apartemen kami untuk memulai perpackingan. Aku dan suami bertugas mengarahkan dan mengawasi si kokoh-kokoh ini. Gak butuh waktu lama, kurang lebih 15-20 menit apartemen kami udah kinclong kosong bagai apartemen baru hahaha. Untungnya si kokoh-kokoh ini packingnya rapih dan sekalian bersihin rumah (dan buangin sampah tentu saja). Jadi kami tuh literally kayak cuma bengong dan tring... kelarrr. Setelah perpackingan selesai, kami (aku dan suami) pergi lunch masing-masing hahaha karena waktu itu kami sama-sama sudah punya janji.

--

Lagi makan siang, tiba-tiba handphone ku berbunyi. Ternyata suamiku telfon

"Bu, mayday!"
"😭😭😭😭😭 ada apaa"
"Visa tinggal kita udah expired"
"Hah? innalillahi wa innailaihirajiunnnnn. Bukannya masih minggu depan?"
"Engga, udah lewat minggu kemarin. Ini aku lagi buka paspor"

Lalu, makan siang jadi gak tenang. Kami akhirnya bertemu di kantor imigrasi di dampingi pihak kantor suamiku. Dalam hati berfikir "gak lucu nih kalau sampai di deportasi hahahah" astaghfirulloh ada-ada aja ya. Selama proses imigrasi itu ga berhenti putus istighfar dan tetap berusaha tenang. Alhamdulillah prosesnya gak sampai 2 jam kami berhasil mendapatkan perpanjangan Visa tinggal SEHARI doang hahaha.. gak papalah, alhamdulillah. Bagaimanapun Allah udah ngasi jalan. Coba kalau sadar visa tinggalnya udah habis pas udah masuk imigrasi airport? rancak banaaa! 😅 Alhamdulillah.

Besoknya, sebelum meninggalkan apartemen, kami sempat berfoto dulu hihi hitung-hitung buat kenang-kenangan sebelum pindahan. Alhamdulillah setelah melewati kerempongan masuk ke Bandara gak bisa dianterin, mesti bawa koper-koper segede gaban sendiri dan dorong stroller anak kecil, akhirnya kami sampai di gate boarding pesawat yang akan membawa kami kembali ke Indonesia for good.


di saat suami ribet mengisi form imigrasi hehe

muka lega pascaberurusan dengan drama visa tinggal


Kurang lebih 4 minggu kemudian, barang-barang kami sampai di rumah! Alhamdulillah. Selesai juga urusah pindahan  ini. Doakan kami semoga kedepannya berjalan lancar yaahh.. semoga sehat-sehat selalu.


Sekian utang curcolan di blog inii. Sampai jumpa di curcolan berikutnyaaa


Salam,
Puput
Read More

Best Western Premier The Hive

November 27, 2019

No comments















 Staycation at Best Western Premier The Hive, Jakarta

Pertama kali masuk ke lobby hotel ini, yang paling mencuri perhatian adalah pool atau kolam renang yang letaknya di depan pintu lift, bersebelahan dengan meja reservasi. Anakku, Zayd, langsung "gatel" dan gak sabar ingin cepat berenang begitu melihat kolam renang tersebut. Surprisingly, begitu melihat kolam renang ini dari dekat, ternyata bersebelahan dengan restauran utama hotel tersebut. Atau dengan kata lain, restauran di Best Western Premier The Hive ini memiliki view kolam renang yang membuat anakku gak sabar buru-buru berenang. Cantik deh!

Dari segi pelayanan, buatku cukup baik ya. Meskipun saat check in harus menunggu beberapa menit karena kamar kami sedang disiapkan terlebih dahulu. Menurutku seharusnya kamar tersebut sudah disiapkan sebelum kami datang karena aturannya jadwal check in kami pukul 14.00 WIB sedangkan kami datang setengah jam setelah waktu check in. Namun semuanya ketutup dengan pelayanan yang baik dan staff yang ramah.

Hotel ini terletak di perbatasan antara Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Cukup strategis karena letaknya tidak jauh dari Bandar Udara Halim Perdana Kusuma dan persis di depan hotel ini terdapat halte bus Transjakarta. Cukup memudahkan dari sisi transportasi. Kalau cari mall di sekitar hotel ini, sepertinya agak jauh ya. Waktu aku cek di google maps, mall paling dekat adalah Mall Cipinang Indah atau Kota Kasablanka yang memakan waktu kurang lebih 30 menit belum sama macetnya hehe. 

Untungnya, di gedung yang sama ada lantai khusus food court (lantai 2) dan pilihan makanannya cukup bervariasi. Malas turun ke lantai 2 untuk beli makanan? teman-teman bisa pesan in-room dining yang bisa dipesan lewat telfon dari kamar kita. Easy peasy! dan makanannya cukup enak untuk lidah kami.

Masih soal makanan, kami sempat breakfast di Heather Resto yang menghadap ke pool yang jadi favorit kami selama menginap di hotel ini. Pilihan menunya beragam, dari yang menu Indonesia seperti soto betawi, bubur ayam, mie ayam, sampai menu western tersaji di menu sarapan Best Western Premier The Hive ini. Selain itu menunya juga cukup lengkap dari appetizer sampai dessert. Buahnya juga manis dan segar-segar. My favourite! Tapi sayang kami gak bisa lama-lama menikmati makan pagi di Heather Resto ini, karena Zayd minta berenang (lagi) begitu melihat kolam renang. hmm...

Saat kami menginap di hotel ini, kami menempati kamar super deluxe. Kamarnya cukup luas, lengkap dengan bath tub di dalam kamar mandi dan fasilitas y di dalam kamar kami bisa tidur nyenyak, itu yang penting haha. Oiya, fasilitas di hotel ini pun cukup lengkap: ada 24 hours wifi, 24 hours room service, ada 7 meeting rooms, Spa dan Messages, Fitness Centre, 24 hours security and front desk dan masih banyak lagi.

Hotel ini sepertinya memang jadi tempat favorit untuk staycation ya. Terlihat saat aku menginap kemarin, banyak sekali keluarga yang staycation di hotel ini juga. Sekian sekilas pandang dari aku. Sampai jumpa di postingan selanjutnya hihihi

Untuk reservasi teman-teman bisa menghubungi whatsapp 0811-813-8808 atau bisa kunjungi media sosial Best Western Premier The Hive di Instagram BWP The Hive atau facebook nya ya 😊


Salam staycation!
Puput





Read More

Haji 2019 via Hong Kong

September 28, 2019

No comments
Assalammualaikum wa rahmatullah wa barakatuhh! masyaAllah ya terakhir nge post 2 bulan yang lalu hahaha padahal buanyak banget yang pengen diceritakan di blog ini. By the way teman-teman online yang follow instagramku pasti pada ngeh kalau bulan lalu alhamdulillah aku dan suami berkesempatan menunaikan ibadah Haji dan beberapa dm di instagram bertanya tentang "mba, ikut haji plus ya?, ngantri berapa tahun?" dan beberapa pertanyaan lain yang related to "kok bisa sih berangkat semuda itu?" ehehe. Nah, insyaAllah akan dijelaskan di postingan ini dan semoga bisa diambil hal-hal yang baik-baik. aamiin


Alhamdulillah, dari awal menikah kami membuat rancangan rencana kedepan #sailaah dan salah satu rencananya adalah daftar haji. Karena ya tau lah ya, berangkat haji di Indonesia itu mesti ngantri bertahun-tahun, jadi perlu sedari dini kami persiapkan. Ikhtiar awalnya tentu saja daftar haji. Alhamdulillah setelah dana terkumpul, kami langsung daftar haji (untuk proses dan syarat daftar haji bisa di googling aja ya pemirsa online hehe) dan alhamdulillah kami mendapat antrian berangkat dalam 11 tahun ke depan dari DKI Jakarta. Oleh petugas pendaftaran haji saat kami mendaftar, kami diinfokan bahwa insyaAllah kami bisa berangkat lebih cepat karena kuota untuk Indonesia ditambah. Yah walau mungkin gak se-cepat itu ya hehe tapi at least kami udah daftar. Oiya, kami daftar untuk jamaah haji REGULER ya teman-teman.

Qadarullah, beberapa bulan setelah kami daftar haji, suami dipindah tugaskan ke Hong Kong (HK). Jadi yaudah kami ikutin skenario Allah aja maunya gimana. Setelah menetap di HK dan mulai ketemu sama WNI yang lebih dulu tinggal di HK, cerita-cerita lah kami tentang haji dan masyaAllah hampir sebagian besar WNI di HK sudah menunaikan ibadah Haji dan berangkat dari HK. Dari sana, mulailah kami bergerilya mencari info soal Haji di HK. 

Bagaimana proses pendaftaran Haji di HK? Perlu antri berapa tahun?


Dari informasi yang kami dapatkan, kami tidak perlu antri jika berangkat haji dari HK. Kalau aku bilang sih, sama kayak jalan-jalan ke luar negeri biasa aja ya. Mungkin karena jumlah muslim di HK tidak terlalu banyak, jadi yang namanya antrian ya nggak ada. 

Syarat bisa berangkat haji dari HK salah satunya punya HongKong ID atau KTP Hong Kong. Dengan kata lain, kami harus punya ijin tinggal  resmi di HK. Selain itu syaratnya standar aja, seperti ada passport, akta nikah yang sudah ditransliterasi dalam bahasa Inggris dengan legalisasi dari Konsulat Jenderal RI-HK dan bukti sudah divaksin meningitis.

Semua persyaratan tersebut kami serahkan kepada Travel penyelenggara Haji untuk dibuatkan VISA Haji. Kurang lebih 2 minggu dari penyerahan dokumen-dokumen tersebut, VISA Haji pun keluar. Proses pendaftaran sampai Visa Haji keluar kurang lebih memakan waktu 5-4 bulan. Jadi, alhamdulillah mungkin Allah memberikan kami jalan berangkat haji dari Hong Kong ini.

Di Hong Kong sendiri, setahuku ada dua travel penyelenggara Haji, Air1Travel dan Mian Travel. Wallahu'alam kalau di tahun yang akan datang akan ada penyelenggara Haji yang lain. 

Durasi Keberangkatan sampai Kepulangan Haji


Untuk jamaah dari Hong Kong (multinasional) kami melakukan proses Haji dari berangkat sampai mendarat lagi di HK selama 20 hari. 4 hari di Madinah, sisanya di Makkah (Umrah, proses haji itu sendiri, sampai persiapan pulang ke HK).


Haji 2019


Dari awal aku sudah diinfokan oleh orang tua, keluarga, dan teman-teman yang sudah berangkat haji bahwa yang namanya haji itu berat dan beda banget sama umroh. Ternyata, alhamdulillah benar hehe. Jadi, memang untuk melaksanakan ibadah haji banyak 'pengorbanan' yang kita lakukan; Harta, karena untuk berangkat haji memerlukan biaya yang tidak sedikit. Makanya banyak kita dengar cerita si ibu A akhirnya berangkat haji setelah sekian tahun menabung, bapak B mengumpul uang untuk biaya haji selama sekian puluh tahun. Fisik, ibadah haji identik dengan perjalanan fisik yang membutuhkan kondisi tubuh yang sehat dan prima. Misalnya, thawaf (mengelilingi Ka'bah 7x putaran), Sa'i (berjalan 7x antara bukit shofa dan bukit marwa), lempar jumrah, dan sebagainya dan tentu saja kita berhadapan dengan jutaan manusia di satu tempat. Terbayang kan bagaimana ramainya Makkah pada waktu musim haji. 

Pengorbanan lain adalah kita harus meninggalkan keluarga (Suami/istri/anak/orang tua, dsb) di Tanah Air. Kita harus mengikhlaskan 'meninggalkan' mereka agar ibadah kita selama di Tanah Suci khusyu' dan lancar. Menurutkupun, statement ibadah haji adalah ibadah fisik itu benar adanya masyaAllah huhu. 

Alangkah baiknya kalau kita menyegerakan ibadah Haji ketika masih muda dimana kondisi fisik lagi fit-fit nya. Kurang tepat sih kalau ada yang bilang berangkat haji nanti aja kalau udah tua/ pensiun. Karena melihat jamaah Indonesia yang sudah sepuh-sepuh rasanya ga tega. Mungkin ga terlalu capek ya kalau maktab nya dekat dengan masjid/ jamarat, nah buat yang maktabnya jauh dan harus jalan berkilo-kilo? masyaAllah. Walaupun benar, yang namanya kaki dibawa jalan berkilo-kilo saat ibadah haji tuh ga berasa. Seperti dikuatkan dan diringankan langkahnya oleh Allah SWT. Tapi setelah rangkaian ibadah selesai dan pulang ke Tanah Air.. masyaAllah istirahat seharian rasanya gak cukup.

--

Walaupun demikian yang namanya ibadah haji adalah ibadah ternikmat seumur hidup. Memang capek yah, tapi kalau ada kesempatan ibadah haji lagi ga nolak..aamiin ya Allah. Jadi, buat yang ngerasa ga siap (takut ini, takut itu walaupun secara finansial mampu untuk berangkat haji dan secara fisik pun siap) hilangkan rasa ga siap atau ragu-ragu tersebut. Kita gak pernah tahu umur kita akan sampai kapan di dunia ini. Makanya, selagi semua-muanya fit, langsung ikhtiar daftar. Mungkin gak langsung berangkat di tahun saat kita mendaftar, tapi ikhtiar kita insyaAllah sudah dicatat dan diberi pahala oleh Allah SWT. aamiinn
Read More

Perdana jadi Jastiper, Susah Gak Ya?

July 12, 2019

No comments




 Melissa shoes have smell good


Hari Selasa lalu tiba-tiba whatsapp grup rame banget. Isinya tentang Ibu-ibu pertemanan di HK yang lagi rombongan ke counter Melissa yang ada di bilangan Time Square, Causeway Bay. Beritanya, hari itu sedang ada diskon di sana. Nah, kalau tinggal di HK ini, yang namanya mendengar berita diskon-an sudah lumrah dan barang yang di diskon pun biasanya brand middle end yang kalau dibawa ke Indonesia jadi barang yang lumayan high end. Contoh brand yang sering diskon dan bikin ngantri bagai antri sembako adalah : Tory Burch, MKors, Coach, Zara dan lain-lainnya. 

Di Hong Kong brand-brand tersebut udah kayak kacang goreng dan termasuk brand-brand yang dipakai di keseharian/ semua orang pake. Jadi jangan heran kalau jalan-jalan ke HK banyak orang nenteng tas Long Champ, Tumi, BaoBao, pakai sepatu/ sandal TB, Melissa, Staccato dll karena ya memang kalau udah dateng musim diskon harganya bisa setengah harga aslinya, bahkan lebih.

Nah, singkat cerita setelah baca WA grup aku jadi iseng pengen mampir ke counter Melissa, mumpung hari itu sedang ada acara juga di daerah Causeway Bay, jadi bisa sekalian. Sampai di sana, bener loh diskon nya parah banget. Memastikan memang harganya benar-benar diskon, aku cek website Melissa HK dan Melissa Indonesia. Hasilnya, di kedua website tersebut memang diskon. Tapi Melissa Indonesia, walaupun diskon, harganya masih jauh lebih tinggi dibanding Melissa Hong Kong. Nah, di counter/ toko Melissa HK ini ada diskon lagi dan harganya jadi jauh dari harga normal.

Sempat terbesit mau Jastip-in mumpung sebentar lagi mau pulang ke Indonesia. Tapi maju mundur. Yaudah, bikin teaser dulu deh di IGS (teaser diskon dan teaser kurs HKD ke IDR). Wohh ternyata yang DM cukup banyak. Keesokan harinya, aku balik lagi ke Melissa, ambil sepatu untuk temenku yang nitip. Dan entah kenapa tiba-tiba pengen menantang diri sendiri dengan menggelar jastip (atau bahasa kerennya 'personal shopper' 😂). Yasudahlah, akhirnya foto-foto masukin ke igs beserta harganya. Alhamdulillah, saking banyaknya dan berhubung waktunya sempit (hari itu hari terakhir diskon), aku ambil max 5 order.

Wuihh.. ternyata seru banget experience belanja(in orang), masyaAllah. Tapi amanahnya berat juga ya 😅. Kenapa? karena 'menurut suamiku' kalau jastip itu harus hati-hati dan sesuai dengan prinsip Islam. Kita harus detail kasih tau ke calon customer kalau harganya berapa, jasa titipnya berapa, diskon berapa, dll dan kalau sudah deal (cust dan kita setuju dengan apa yang ditawarkan) terjadilah akad dan jual beli. Hmmm.... akupun baru ngeh pas dicolek sama suamiku soal itu. Alhamdulillah aku sudah menjelaskan secara detail ke customerku dan mereka semua oke. Tapiii.. ntah kenapa aku jadi agak was-was, sudah bener belum ya cara jastipku yang seperti ituu? 

Harus lebih banyak belajar deh nih jual beli jasa titip yang syar'i di mata agama itu seperti apa. heuheu.

Akhir kata, jadi jastiper itu susah apa engga? ya susah susah gampang sih ya.. sama kayak jadi enterpreneur, susah susah gampang. harus siap sama yang namanya sikon yang tidak diinginkan (naudzubillah) misalnya; hit n run, nombokin dsb. Tapi tetap kalo mau sukses katanya harus tekun dan terus belajar, bagaimana meminimalisasi loss/ kerugian, hasil oke, customer senang, kitanya juga pelayanannya juga harus baik, dan sebagainya. yaaa begitu deh kesan pertama jadi jastiper hahaha cetek yahhh

Ada yang pernah buka jasa titip gak di sini?
sharing donggg dikomen hehehe


Love,
Puput

Read More

Easy Travelling with Sleek Baby Travel Kit

June 27, 2019

No comments


Siapa yang hobi travelling bareng keluarga? Kalau aku dan suami pada dasarnya suka travelling, tapi sejak ada bayi jdi mikir-mikir. Selain khawatir takut anaknya kenapa-kenapa karena kondisi anak, khususnya kondisi bayi baru lahir, kan berbeda sama kita-kita yang sudah dewasa ini. Selain itu koper atau tas yang tadinya cukup bawa satu untuk berdua, jadi ikutan berkembang biak jadi dua atau bahkan tiga tas. Gak usah deh liburan yang jauh antar kota antar provinsi, pergi dari rumah ke mall aja riweuh. Siapa yang sama kayak aku? hihihi

Nah, sejak pindah ke HK jadi bertambah-tambah. Karena kami memang kemana-mana mengandalkan transportasi publik, jadi aku puter otak nih gimana caranya kami tetap bisa pergi travelling di sekitar HK tanpa ribet dengan bermacam-macam baby stuff yang sebenarnya butuh ga butuh; kalau gak dibawa takut butuh, kalau dibawa tau-tau ga dipake. Siapa lagi yang sama? hihi

Kemudian aku dipertemukan dengan Sleek Baby Travel Kit. Wow! Apaan nih?



Sleek Baby Travel Kit adalah perlengkapan wajib dengan kemasan praktis dan cocok untuk travelling saat bepergian dengan si kecil agar tetap terlindungi dan pastinya aman. Jujur aja aku udah lama sih pakai produk Sleek untuk membersihkan botol minum dan peralatan makan anakku, tapi karena di HK ga ada produk ini jadi aja vakum dan pakai produk yang ada di depan mata. Tapi, tiap pulang ke Indonesia selalu nyetok produk Sleek hehehe maklum, di HK rata-rata produk bayi harganya dua kali lipat. Beda banget sama harga Sleek Baby yang cukup terjangkau. Apalagi harga Sleek Baby Travel Kit ini, haduh mau nangis bahagia rasanya. (klik di sini  untuk tahu harganya)

Pas tau ada Sleek Baby Travel Kit langsung aku sikattt. 


Nah, apa aja sih yang ada di dalam Sleek Baby Travel Kit ini?

  • Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser 
Ini kepake banget untuk membersihkan botol dan peralatan bayi dengan formula food grade dan mengandung stain removal formula yang pastinya aman untuk bayi. Biasanya yang ada di toko-toko adalah versi regular dan versi isi ulangnya yang mana dari sisi size saja sudah tidak travel friendly. Nah, alhamdulillah sekarang udah ada versi travel kit nya yang gampang banget dibawa kemana-mana dan gak makan space di dalam tas ku.
  • Sleek Baby Travel Wash 
Sejak kulit bayi itu sensitif sekali, konsentrat pembersih pakaian bayi pun harus khusus. Setidaknya pada 1000 hari pertama kehidupan bayi. Konsentrat ini mengandung extract jeruk nipis serta diformulasikan dengan Natural Plant Extract yang ga bikin iritasi dikulit bayi. Noda membandel? jauh-jauh deh!

  • Sleek Baby Antibacterial Diaper Cream
My favorite product ever! Diaper Cream ini yang aku pakai sejak anakku lahir. Dan untuk edisi Travel Kit ini ukurannya pada dasarnya gak terlalu beda dengan yang ada di pasaran. Sleek Baby Antibacterial Diaper Cream ini penting banget dibawa kema-mana karena yang namanya travelling, kegiatan bersih-bersih walaupun kita udah berusaha sebersih-bersihnya pasti tetep rasanya gak seperti di rumah. Kalau di rumah kita bisa "bersihin"anak pakai air, pake lotion ini itu tapi kalau travelling? hmm.. makanya dimaksimalkan penggunaan antibacterial diaper cream ini terutama saat mengganti diaper bayi, biar gak ada ruam-ruam.

  • Sleek Baby Natural Antibacterial 2in1 Hair & Body Liquid Wash
Hair and Body Liquid Wash 2in1 ini penolongku banget karena aku ga perlu bawa shampo dan sabun terpisah. Membunuh bakteri  dengan antibacterial alami, sangat lembut untuk kulit sensitif dan aman untuk bayi.


Selain itu, di dalam travel kit ini juga ada Moms Survival Guide (MSG), jadi gak perlu kelamaan googling untuk cari tau bagaimana membersihkan botol dengan tepat, dll cukup buka MSG ini dan tentramlah hidup mama. Travelling jadi makin easy deh dengan Sleek Baby Travel Kit. hihi




***
Salah satu yang bikin aku naksir dan suka dengan produk Sleek ini adalah karena kekonsistensiannya dalam menyupport 1000 hari perlindungan alami untuk si kecil. Jadi gak heran deh kenapa banyak orang-orang suka pakai produk Sleek ini. 

Oiya, kalau teman-teman ada yang baru tahu tentang Sleek, bisa langsung cari tahu lebih dalam tentang produk ini via Facebook  dan Instagram nya.

Thank you for reading, semoga tulisan ini bermanfaat ya! :)

Puput



#SleekBaby #1000HariPertama #PerlengkapanBayi #ProdukBayi #BayiBaruLahir #Mamapedia #MAMblogger


Read More
Copyright © PUPUT UTAMI. Blog Design by SkyandStars.co